Biasanya anda yang sangat gemar dengan game-game terbaru yang kapasitasnya bergiga-giga biasanya akan selalu haus akan kapasitas harddisk untuk game dan file-file anda. Dan tentunya anda akan mengupgrade harddisk anda dengan kapasitas yang lebih besar. Mungkin anda akan menjumpai masalah berupa harddisk anda tidak terbaca oleh system pada komputer anda. Jika hal ini terjadi pada anda, anda harus memastikan pemasangan dan konfigurasi harddisk benar. Harddisk termasuk komponen yang cukup mudah proses instalasinya. Biasanya harddisk tidak terbaca oleh system komputer anda karena mungkin anda lalai dalam pemasangan catu daya dari PSU di CPu anda. Hal sepele ini sering terjadi, karena mungkin karena letak harddisk di cashing bagian depan CPU jadi anda malah menghubungakannya dengan cabang power dari kipas CPU, padahal jika anda melakukannya harddisk tidak akan mendapat pasokan daya dari PSU. Biasanya hal ini juga terjadi karena minimnya jumlah konektor dari PSU di CPU anda.
Jika masih belum dapat terbaca system anda, mungkin anda salah dalam mensetting master dan slave harddisk.
Jika anda ingin memanfaatkan konfigurasi kabel select, perhatikan pemasangan IDE pada harddisk. Pada tipe kabel tertentu sudah tertanda mana yang master dan yang slave. Jika tidak ada tanda pada kabel, biasanya yang diujung sebagai master dan yang ditengah sebagai slave.
Jika semua hal diatas sudah clear tapi harddisk anda belum terdeteksi oleh system, maka anda dapat melihat pada setting bios. Pada pilihan pertama Integrated Peripheral, disana akan anda pilihan untuk IDE controller. Disini juga ada pilihan untuk setting controller harddisk SATA. Jika belum ada interface SATA anda dapat menginstall driver yang disertakan pada motherboard anda.
Jika masih belum dapat terbaca system anda, mungkin anda salah dalam mensetting master dan slave harddisk.
Jika anda ingin memanfaatkan konfigurasi kabel select, perhatikan pemasangan IDE pada harddisk. Pada tipe kabel tertentu sudah tertanda mana yang master dan yang slave. Jika tidak ada tanda pada kabel, biasanya yang diujung sebagai master dan yang ditengah sebagai slave.
Jika semua hal diatas sudah clear tapi harddisk anda belum terdeteksi oleh system, maka anda dapat melihat pada setting bios. Pada pilihan pertama Integrated Peripheral, disana akan anda pilihan untuk IDE controller. Disini juga ada pilihan untuk setting controller harddisk SATA. Jika belum ada interface SATA anda dapat menginstall driver yang disertakan pada motherboard anda.