Mungkin anda pernah mengalami kejadian kehilangan data dikarenakan daya/listrik yang mengalir pada komputer anda tiba-tiba habis atau mati sebelum data disimpan. Kebanyakan dari kita menggunakan Uninterruptible Power Supply (UPS) untuk menjaga power outages (komputer tiba-tiba putus dari jaringan listrik). UPS tidak lebih dari suatu baterey salinan cadangan, dan dengan UPS tersebut anda melanjutkan pekerjaan-pekerjaan anda apalagi jika pekerjaan itu terlalu sulit dan banyak. Bahkan juga berkemungkinan anda tidak dapat menyimpan data yang telah dibuat karena faktor tertentu. Dalam khasus ini anda membutuhkan suatu cara diamana saat komputer mati maka ketika menghidupkannya akan melanjutkan apa yang tadi anda kerjakan. Yah, hibernate adalah solusinya. Disini anda membutuhkan hibernate otomatis jalan ketika daya pada UPS/Baterey habis. Kita dapat mensetting komputer kita agar hibernate otomatis ketika daya habis. Caranya :
Start > Control Panel > Performance and Maintenance > Power Options. Setelah itu pilih tab Hibernate. Klik pada checkbox "Enable Hibernation", klik Apply. Setelah itu klik "Power Schemes" tab. Disitu anda drop down menu bagian power schemes, pidah pada bagian max battery dari list. Di "system hibernates" pilih waktu sesuai dengan maksimal baterey cadangan anda. Apply > OK. Restart komputer. Selamat mencoba dan semoga berguna.
Start > Control Panel > Performance and Maintenance > Power Options. Setelah itu pilih tab Hibernate. Klik pada checkbox "Enable Hibernation", klik Apply. Setelah itu klik "Power Schemes" tab. Disitu anda drop down menu bagian power schemes, pidah pada bagian max battery dari list. Di "system hibernates" pilih waktu sesuai dengan maksimal baterey cadangan anda. Apply > OK. Restart komputer. Selamat mencoba dan semoga berguna.
