BANTUAN DOKUMENTASI
- Man; suatu perintah yang bisa memberikan informasi lengkap secara manual mengenai perintah dasar yang anda ingin ketahui. Perintah ini juga menyediakan informasi tentang dirinya sendiri. Fitur ini formatnya : man nama_perintah. Contohnya ketika anda berada diterminal coba ketikkan "man man: (tanpa tanda petik) kemudian tekan Enter dan lihat informasi apa yang disajikan untuk anda. Untuk melihat informasi dibawahnya tekan tanda panah ke bawah, untuk kembali ke halaman awal tekan ctrl+z. Setelah itu coba anda ketikkan perintah yang lain, "man ls" dan lihat apa yang ditampilkan.
- Info, fitur ini merupakan perintah yang ketikkan untuk mencari bantuan dari man, perintah ini juga dapat digunakan untuk membaca dokumentasi dari suatu perintah. Tidak semua distro linux menyediakan fungsi info. Format penulisannya sama dengan fitur man : indo nama_perintah. Contoh : "info ls" (tanpa tanda petik).
- Whatis; perintah ini berfungsi menampilkan informasi singkat mengenai suatu perintah. Format : whatis nama_perintah. Contoh, jika anda mengetikkan whatis ls maka akan keluar tampilan seperti dibawah ini :
- Apropos, berfungsi untuk menampilkan indormasi singkat perintaj yang bisa anda ketahui sebagian atau anda ingin menampilkan perintah yang berhubungan dengan sesuatu. Fromatnya sama dengan man, indo dan whatis. Jadi dengan apropos anda bisa mengetahui nama perintah yang ingin anda cari dokumentasinya untuk menjalankan [erintah man, info dan whatis. Ketika anda mengetikkan "apropos copy' pada terminal maka akan tertampil semua perintah yang berhubungan dengan copy beserta informasinya, seperti gambar dibawah ini:
Lain halnya lagi jika anda mengetikkan perintah "apropos ls".
- "--help" (tanpa tanda petik); ini merupakan fitur yang bisa kita tambahkan pada perintah dasar yang kita ketikkan, penambahan ini bertujuan untuk menampilkan informasi singkat mengenai terintah tersebut, contoh "cut --help", "ins --help" dan sebagainya. Perintah "ls --help" dapat menampilkan informasi yang berkaitan dengan perintah dasar ls di terminal anda.
COMMAND HISTORY
"history", perintah ini dapat anda gunakan untuk menampilkan perintah-perintah yang pernah anda ketikkan. Karena semua perintah yang pernah dijalankan akan disimpan dalam history.Setingan default linux, history akan menyimpan 1000 perintah terakhir. Ketika saya mengetikkan "history" pada terminal saya akan tertampil seperti dibawah ini, mungin tidak jauh jika anda mengetikkan pada terminal anda.
Perintah yang sudah pernah dijalankan bisa anda gunakan lagi tanpa harus mengetik ulang, anda bisa memilihnya dengan menekan tombol panah atas dan bawah pada keyboard, setelah itu enter. Untuk membersihkan history yang ada gunakan perintah "history -c".
COMMAND COMPLETION
Ini merupakan fitur yang akan mempermudah kita dalam penulisan perintah. Pada saat anda mengetikkan perintah yang panjang, fitur ini dapat anda gunakan untuk mempermudah pekerjaan anda. Dengan fitur ini anda cukup mengetikkan huruf awalnya saja setelah itu tekan tombol tab pada keyboard. Contoh penggunaan fitur ini, ketika saya mengetikkan perintah ls /home/runidea/music maka saya cukup mengetikkannya ls /home/runidea/m kemudian menekan tombol tab, maka system akan melengkapinya. Dengan terbiasa menggunakan fitur ini maka akan terasa lebi cepat tugak yang anda jalankan di terminal linux.
ERROR...
Mungkin bagi anda yang masih ada dalam tahap pembelajaran, kan lebih sering menjupai yang namanya error, tapi santai saja, jangan jadikan hal tersebut menjadi pesimis anda untuk dapat menjadi master linux. Dalam hal ini anda akan mengetahui beberapa hal berkaitan dengan konfirmasi error yang biasa kita temukan saat berselancar di terminal linux.
- Command not found, pesan eror ini biasanya muncul ketika kita salah dalam mengetikkan suatu perintah dasar dalam terminal. Dalam beberapa distro linux ketika salah mengetikkan suatu perintah dasar, maka system akan menunjukkan beberapa perintah yang ejaannya mirip dengan apa yang anda ketikkan.
- Invalid option, error ini hampir sama dengan konfirmasi error sebelumnya, sama-sama memeberitahukan pada anda jika apa yang anda ketikkan salah, perbedaannya invalid option akan muncul ketika anda salah dalam mengetikkan option.
- No such file or directory, ini muncul ketika anda salah mengetikkan perintah argumnet berupa pathname atau file, jadi untuk menghindari terjadi error ini pastikan file atau direktori yang anda maksud sudah benar.
Pada saat anda ingin menjalankan suatu perintah yang menampilkan isi direktori, dan ternyata direktori tersebut tidak ada, seperti gambar di atas, maka error no such file or directory akan muncul.
- Missing operand, error ini keluar bila perintah yang anda ketikkan kurang, karena ada perintah yang tidak bisa berdiri sendiri, harus ada argumentnya, bila argument tidak diikut sertakan maka akan keluar error ini.
Demikian sedikit pengenalan tentang fitur-fitur yang ada dalam linux. Semoga berguna.
- Man; suatu perintah yang bisa memberikan informasi lengkap secara manual mengenai perintah dasar yang anda ingin ketahui. Perintah ini juga menyediakan informasi tentang dirinya sendiri. Fitur ini formatnya : man nama_perintah. Contohnya ketika anda berada diterminal coba ketikkan "man man: (tanpa tanda petik) kemudian tekan Enter dan lihat informasi apa yang disajikan untuk anda. Untuk melihat informasi dibawahnya tekan tanda panah ke bawah, untuk kembali ke halaman awal tekan ctrl+z. Setelah itu coba anda ketikkan perintah yang lain, "man ls" dan lihat apa yang ditampilkan.
- Info, fitur ini merupakan perintah yang ketikkan untuk mencari bantuan dari man, perintah ini juga dapat digunakan untuk membaca dokumentasi dari suatu perintah. Tidak semua distro linux menyediakan fungsi info. Format penulisannya sama dengan fitur man : indo nama_perintah. Contoh : "info ls" (tanpa tanda petik).
- Whatis; perintah ini berfungsi menampilkan informasi singkat mengenai suatu perintah. Format : whatis nama_perintah. Contoh, jika anda mengetikkan whatis ls maka akan keluar tampilan seperti dibawah ini :
- Apropos, berfungsi untuk menampilkan indormasi singkat perintaj yang bisa anda ketahui sebagian atau anda ingin menampilkan perintah yang berhubungan dengan sesuatu. Fromatnya sama dengan man, indo dan whatis. Jadi dengan apropos anda bisa mengetahui nama perintah yang ingin anda cari dokumentasinya untuk menjalankan [erintah man, info dan whatis. Ketika anda mengetikkan "apropos copy' pada terminal maka akan tertampil semua perintah yang berhubungan dengan copy beserta informasinya, seperti gambar dibawah ini:
Lain halnya lagi jika anda mengetikkan perintah "apropos ls".
- "--help" (tanpa tanda petik); ini merupakan fitur yang bisa kita tambahkan pada perintah dasar yang kita ketikkan, penambahan ini bertujuan untuk menampilkan informasi singkat mengenai terintah tersebut, contoh "cut --help", "ins --help" dan sebagainya. Perintah "ls --help" dapat menampilkan informasi yang berkaitan dengan perintah dasar ls di terminal anda.
COMMAND HISTORY
"history", perintah ini dapat anda gunakan untuk menampilkan perintah-perintah yang pernah anda ketikkan. Karena semua perintah yang pernah dijalankan akan disimpan dalam history.Setingan default linux, history akan menyimpan 1000 perintah terakhir. Ketika saya mengetikkan "history" pada terminal saya akan tertampil seperti dibawah ini, mungin tidak jauh jika anda mengetikkan pada terminal anda.
Perintah yang sudah pernah dijalankan bisa anda gunakan lagi tanpa harus mengetik ulang, anda bisa memilihnya dengan menekan tombol panah atas dan bawah pada keyboard, setelah itu enter. Untuk membersihkan history yang ada gunakan perintah "history -c".
COMMAND COMPLETION
Ini merupakan fitur yang akan mempermudah kita dalam penulisan perintah. Pada saat anda mengetikkan perintah yang panjang, fitur ini dapat anda gunakan untuk mempermudah pekerjaan anda. Dengan fitur ini anda cukup mengetikkan huruf awalnya saja setelah itu tekan tombol tab pada keyboard. Contoh penggunaan fitur ini, ketika saya mengetikkan perintah ls /home/runidea/music maka saya cukup mengetikkannya ls /home/runidea/m kemudian menekan tombol tab, maka system akan melengkapinya. Dengan terbiasa menggunakan fitur ini maka akan terasa lebi cepat tugak yang anda jalankan di terminal linux.
ERROR...
Mungkin bagi anda yang masih ada dalam tahap pembelajaran, kan lebih sering menjupai yang namanya error, tapi santai saja, jangan jadikan hal tersebut menjadi pesimis anda untuk dapat menjadi master linux. Dalam hal ini anda akan mengetahui beberapa hal berkaitan dengan konfirmasi error yang biasa kita temukan saat berselancar di terminal linux.
- Command not found, pesan eror ini biasanya muncul ketika kita salah dalam mengetikkan suatu perintah dasar dalam terminal. Dalam beberapa distro linux ketika salah mengetikkan suatu perintah dasar, maka system akan menunjukkan beberapa perintah yang ejaannya mirip dengan apa yang anda ketikkan.
- Invalid option, error ini hampir sama dengan konfirmasi error sebelumnya, sama-sama memeberitahukan pada anda jika apa yang anda ketikkan salah, perbedaannya invalid option akan muncul ketika anda salah dalam mengetikkan option.
- No such file or directory, ini muncul ketika anda salah mengetikkan perintah argumnet berupa pathname atau file, jadi untuk menghindari terjadi error ini pastikan file atau direktori yang anda maksud sudah benar.
Pada saat anda ingin menjalankan suatu perintah yang menampilkan isi direktori, dan ternyata direktori tersebut tidak ada, seperti gambar di atas, maka error no such file or directory akan muncul.
- Missing operand, error ini keluar bila perintah yang anda ketikkan kurang, karena ada perintah yang tidak bisa berdiri sendiri, harus ada argumentnya, bila argument tidak diikut sertakan maka akan keluar error ini.
Demikian sedikit pengenalan tentang fitur-fitur yang ada dalam linux. Semoga berguna.