Langsung ke konten utama

Sang Penemu "Web" : Timothy Barners Lee

Saat ini sudah tak terhitung lagi berapa orang yang mengakses internet dalam sehari. Dan dapat dipastikan, sebagian besar dari mereka menggunakan internet untuk mengakses suatu web untuk tujuan ternetu. Tapi mungkin tidak banyak yang tahu siapakah orang yang dulu merumuskan, menyusun dan menyelsesaikan web. Tim Barners Lee, sang kstaria penemu web. Sosok pria yang dikenal pendiam dan pemalu ini memang tidaklah setenar boss besar microsoft Bill Gates. Mungkin karena kita jarang menemukan, baik pernyataan maupun tulisan di media massa. Tapi salah satu buku karyanya yang berjudul "Weaving The Web" sangat banyak peminatnya. Dia dikenal sebagai sosok yang selalu menghindar publikasi kehidupan pribadinya dari media masa. Pernah dalam halaman FAQ situs webnya ada yang mengajukan pertanyaan yang kurang ebih memiliki arti "Bisakah Anda bercerita lebih banyak mengenai kehidupan pribadi Anda?" Dengan segera dan tanpa ragu dia menjawab "Tidak". Dia selalu menolak menjawab pertanyaan mengenai kehidupan pribadinya, baik keluarga dan personalnya.
Bapak dari kedua anak ini pernah berkata "Dalam konteks publik tidak masalah aku ditunjuk sebagai penemu World Wide Web. Yang aku mau, citra itu dipisahkan dati kehidupan pribadiku, sebab kesohoran dapat menghancurkan kehidupan pribadi", ujar penemu teknologi paling berpengaruh abad ini. Di tahun 2004 Tim memperoleh penghargaan sebagai Ksatria dari Kerajaan Inggris (knight Commander of the order of the British Empire) karena penemuannya. Tapi Tim hanya memaparkan penemuannya yaitu web hanya sebuah program.
Lelaki kelahiran London, 8 Juni 1955 ini merupakan akan sarapati zaman komputer. Kedua orang tuanya Conway dan Mary Berners Lee adalah pasangan ahli matematika yang turut dalam tim pemrograman komputer pertama yang dijual ssecara komersial (ferranti Mark I). Marry Barners Lee pernah dijuluki 'programer komersial pertama', karena dia akan ikut ke tempat pelanggan ketika penginstalan mesin komputer.
Kedua orang tuanya mengajarkan kepda Tim agar berpikir tidak konvensional. Karena kedua orang tuanya merupakan ahli di dibidang matematika, maka ia mengajarkan kepda anak-anaknya untuk bisa menerapkan matematika kapanpun, dan mengajarkan kepada mereka matematika bisa muncul dimanapun. Pola didik yang cukup ketat diterapkan orang tua Tim. Ketika kecil, teman-teman seumurannya asyik bermain sepak boa di lapangan, tapi Tim justru berada di dalam rumah dan memainkan permainan angka yang di buat oleh orang tuanya. Permainannya mencakup angka-angka imajiner, misalnya Tim disuruh memecahkan akar kuadrat dari -0,4. Tim juga suka membuat komputer-komputeran dari kardus, sejak kecil ia tergila-gila pada elektronika.
Suatu hari, ketika Tim masih duduk di bangku SMA, ia melihat ayahnya sedang menyiapkan bahan ceramah mengenai komputer untuk Basil de Ferranti. Kemudian Tim ngobrol dengan ayahnya, yang mereka biaca=rakan tentang otak manusia, yang mempunyai keunggilan yang lebih dari komputer, karena otak manusia dapat mengubungkan konsep-konsep yang sebelumnya tidak terpikirkan. Seperti halnya ketika seorang sedang berjalan dan melihat pohon yang bagis, dia mungkin berpikir betapa teduhya taman yang ada dalam naungan pepohonan dan kemudian memikirkan halaman belakang dari taman tersebur dan mungkin ia akan memiliki pikiran untuk menanam pohon di rumahnya agar merasakan keteduhan yang sama. Bagi Tim, obrolan ini tidak hanya sekedar omong kosong saja, ia mencernannya dan menginspirasikannya bahwa komputer memiliki potensi untuk mampu menghubungkan dua potong informasi apapun yang semula tidak saling terkait.
Kegemarannya pada matematika dan elektronika menjadikannya tertarik untuk mengambil jurusan fisika toritis ketia ia kuliah di Queen's College Oxford University (1973), anggapannya fisika merupakan kolaborasi antara matematika dan ellektronika, serta antara yang teoritis dengan praktek. Tapi pada akhirnya Tim mengakui ternyata anggapannya mengenai fisika tidaklah seperti yang ia bayangkan, tapi baginya fisika merupakan hal yang istimewa dan sangat hebat. Baginya fisika itu menyenangkan dan merupakan persiapan yang bagus untuk menciptakan sebuah system global.
Latar belakang pendidikan disikanya ini juga mempengaruhi temuannya, Tim pernah mengatakan "Anda belajar memikirkan beberapa aturan matematika sederhana pada skala mikroskopis yang ketika diskalakan akan menjelaskan kelakukan makroskopisnya. Di internet kita mencoba untuk mengagas protokol-protokol komputer yang ketika diperhitungkan ke skala makroskopis akan menghasilkan suatu ruang informasi dengan properti-properti yang kita suka."
Saat kecil ia senang membuat komputer-komputeran dengan kardus, saat kuiah ia menerapkannya pada hal yang nyata. Saat kuliah ia merancang komputer pertamanya yang ia bikin dengan prosessor M6800 dan televisi bekas. Selepas kuliah (1976) ia bekerja di Plessey Telecommunications Ltd (sebuah pabrik peralatan telkom di Inggris), di perusahaan ini Tim mengerjakan system transaksi terdistribusi, relay pesan dan teknologi barcode. Di tahun 1978 Tim bergabung dengan D. G Nash Ltd, ia membuat software typesetting untuk printer dan sebuah system operasi multasking.
Perkawinanya yang pertama dengan seorang programer wanita, Jane Nortcode. Tak lama kemudian selama setahun Tim bekerja sebagai konsultan independen. Enam bulan kemudian, Juni sampai Desember 1980 Tim bekerja sebagai konsultan di CERN (Conseil Europeen Pouria Recherche Nucleaire), lembaga ini sekarang berganti nama menjadi European Perticle Physycs Laboratory.
Akhit dekade 70an perkawinan pertamanya berakhir. Saat Tim bekerja di CERN ia bertemu dengan istri keduanya, Nancy, putri seorang pengacara kaya di New York. Nancy juga seorang ahli komputer yang bekerja di World Health Organisation. CERN terletak di sebuah area yang pemandangannya sangat indah, berupa pegunungan (Jura) dekat perbatasan Prancis, dekat Jenewa, Swiss. Kondisi ini memberi insiparasi tersendiri untuk Tim. Dengan penuh ketekunan Tim membuat program komputer yang dapat bekerja seperti halnya otak manusia, membuat semua link yang pasti antar file yang berbeda. Tim mengembangkan hypertext untuk mencatat beberapa hal (a) Siapa bekerja dalam proyek apa, (b) Software apa berasosiasi dengan program apa, (c) Software apa yang jalan di komputer yang sama.
Enquire adalah nama hypertext pertamanya, Tim memilih nama itu setalah ia menemukan sebuah buku tua yang pernah ada semasa ia kecil di rumah orang tuanya, buku yang berjudul "Enquire Within upon Everything". Enquire tidak pernah dipublikasikan. Ini hanya digunakan untuk pribadi. Namun program ini telah membentuk basis konseptual pengembangan masa depan World Wide Web (WWW).
1981 - 1984 Tim bekerja di Image Computer System Ltd, bertanggung jawab dalam urusan desain teknis (software komunikasi, grafis, bahasa pemrograman makrogenetik). Di tahun 1984 Tim kebali bergabung dengan CERN. Ia mengerjakan sistem yang didistribusikan secara real time untuk akuisisi data ilmiah dan kendali sistem. Selain itu, ia juga mengerjakan software sistem Fastbus.

Sejak tahun 1984 itu Tim mulai merancang proyek hypertext untuk mendapatkam pendanaan. Pada Maret 1989 Tim menyelesaikan proposal proyek hypertext global, tentang suatu sistem yang mengkomunikasikan informasi riset diantara para periset di departemen High Energy Physics CERN. Proyek ini bertujuan untuk membantu para periset yang mempunyai masalah dalam hal berbagi informasi ke jaringan komputer dalam skala luas. sasaran dari proyek ini, hypertext harus mempunyai desain terbuka dan mampu berjalan di komputer manapun yang dipakai CERN. Kemudian sistem ini juga harus didistribusikan di sebuah jaringan komputer.
Tim membuat sistem pengkodean yang relatif sederhana yang disebut Hyper Text Mark-Up language (HTML) yang memungkinkan teks muncul di halaman web dan menambahkan gambar-gambar di halaman itu. Ia juga merancang sistem alamat web dan kode yang memungkinkan dokumen untuk di link kan dari satu komputer ke komputer lain, yang disebut Hyper Text Transfer Protocol (HTTP).
Setelah itu, kurang lebih selama sebulan Tim mengembangan browser pertama di komputer NeXt yang diberi nama NeXTStep, browser ini juga sekaligus editor. Ketika menggunakan browser ini tidak ada beda antara pembuat dokumen dan pembacanya. Web srver pertama yang di buat ialah info.cern.ch (25 Desember 1990). CERN terlah terhubung ke ARPANET lewatt Eunet. Pada tahun 1991 di newsgroup alt Tim mengirim sebuah catatan tentang dimana mendownload web server dan browsernya, hal itu memunculkan banyaknya web server bermunculan. Kemudian Tim menambahkan protokol FTP. Tim juga menambahkan sebuah telnet server di info.cern.ch sehingga tidak harus menggunakan komputer NeXt untuk memakai browser karyanya.
Tim Barners Lee bukanlah penemu internet. Jika dianalogikan, Tim bukan penemu perpustakaan tapi ia sang penyedia buku-buku yang ada di perpustakaan. Setelah itu, berbagai web bermunculan di internet.

Postingan populer dari blog ini

Cara Blibli Hadirkan Kemudahan dan Pengalaman Unik Berbelanja Produk Apple

Menurut data  Counterpoint Research , secara berturut-turut dalam tiga kuartal di 2023 produk Apple menjadi varian ponsel pintar paling laris ( bestseller ) secara global. Bahkan tipe iPhone 13-14 bertanggar berurutan dari peringkat satu sampai empat. Sementara di Indonesia menurut  StatCounter , pada periode November 2022-2023 produk ponsel Apple baru menguasai 11,64% pangsa pasar, masih di bawah Oppo (17,12%), Samsung (16,5%), Xiaomi (14,86%), dan Vivo (13,44%). Namun hal ini wajar [bahkan bisa dinilai sebagai capaian signifikan], mengingat Apple hanya menyuguhkan lini produk premium yang ditargetkan untuk kelas menengah ke atas. Produk Apple khas dengan kemampuan dahsyat dari sisi  hardware  dan dukungan ekosistem  software  yang mumpuni. Guna memudahkan para Fanboy (sebutan untuk  fans  produk Apple), sejak tahun 2022 Blibli resmi menjadi “Apple Authorized Marketplace”. Artinya Blibli menjadi  reseller  resmi produk Apple, sekaligus ...

Mengenal Asuransi Perjalanan, Sering Disepelekan Padahal Ngasih Banyak Manfaat dan Ketenangan

Hampir semua orang menyukai traveling , apalagi kalau destinasinya di kota atau negara yang menarik dan memiliki nilai tertentu. Contohnya, bagi pecinta anime negara Jepang pasti akan masuk ke salah satu daftar destinasi impian. Buat yang suka dengan suasana alam yang menenangkan, Swiss tentu tidak boleh terlewatkan. Ketika melakukan perjalanan jauh, apalagi dengan rute internasional, seseorang akan dihadapkan pada berbagai potensi risiko. Mulai dari risiko kesehatan, ketinggalan perasat, kehilangan barang berharga, dan sebagainya. Di sisi asuransi perjalanan akan berperan penting menjadi penyelamat. Asuransi perjalanan menjadi hal yang kerap disepelekan, apalagi jika traveling dilakukan secara mandiri, alias solo travel . Berbeda dengan perjalanan lewat agen atau biro perjalanan yang biasanya sudah menjadikan asuransi perjalanan sebagai salah satu item yang turut dibebankan biayanya. Artikel berikut ini akan membahas mengapa asuransi perjalanan itu banyak banget ngasih manfaat buat...

Optimasi Teknologi, Co-Working Space dan Gerak Cepat Pemain Startup

Salah satu yang paling menarik atas masifnya penggunaan teknologi dan internet di Indonesia adalah tren startup digital. Melalui pendekatan modern, para inovator mencoba memahami dan menyelesaikan ragam masalah yang ada di masyarakat. Sepak terjangnya kini masif di semua lini kehidupan, sehingga kadang menjadi sebuah disrupsi   untuk berbagai tatanan bisnis yang sudah ada. Menjadi sebuah langkah positif, mengingat startup (tergolong ke dalam UKM) memberikan sumbangsih yang  cukup signifikan  terhadap perekonomian negara. Di kalangan anak muda, startup juga menjadi salah satu tolok ukur keren masa kini. Ada sebuah pernyataan unik yang dikutip dari status Facebook salah satu pendiri Weekend Inc,  Richard Fang . Nah, untuk bisa mengikuti tren positif tersebut, perlu dipahami bagaimana sistem kerja dalam startup bergerak dan cara-cara menyiasatinya. Khususnya bagi yang masih pemula dan baru berkecimpung dalam industri digital. Setidaknya ada tiga poin p...