Setelah pada tutorial sebelumnya kita mengenal apa saja yang perlu dibangun sebelum melakukan instalasi Joomla! yaitu membangun sebuah web server, pada tutorial kali ini anda akan mengetahui bagaimana cara menginstal Joomla! pada web server tersebut supaya kita dapat mengolah web yang hendak kita bangun.
Setelah instalasi WampServer (pada tutorial sebelumnya) selesai maka kita dalat melakukan pengistalan Joomla!. Hal yang perlu diperhatikan, patikan anda telah memiliki Joomla!nya, kalau belum download saja melalui www.joomla.org, gratis kok.
Setelah file Joomla! terdownload (biasanya dalam ekstensi *.rar) kemudian extract file Joomla! tersebut ke folder dimana anda menginstal wamp server, tepatnya pada folder www pada master wamp server, misal saya melakukan penginstallan di c:\, maka saya menaruh file Joomla! pada c:\wamp\www. Oya sebelumnya anda buat dulu folder dalam folder www, namanya terserah anda, contohnya "webku". File yang tadi anda extract masukkanlah dalam folder yang anda buat dalam folder www.
Setelah proses pengextractkan selesai, maka silahkan anda buka browser yang ada dalam komputer anda, dalam hal ini saya menggunakan firefox. Sebelumnya pastikan WampServer dalam keadaan aktif semua servicesnya, baik itu apache, PHP dan MySQLnya. Kemudian ketikkan localhost pada browser anda, maka akan tertampil tampilan WampServer, kemudian lihat di bagian bawah, disana pasti akan ada tambahan menu yang namanya seperti folder yang tadi anda buat di folder www. Lalu klik saja, maka akan muncul proses instalasi Joomla!. Pada sesi pertama anda diminta untuk memilih bahasa yang digunakan, baik penulisan dan juga penginstalan, kemudian next kalau sudah dipilih.
Tahap selanjutnya ialah pemeriksaan sebelum proses instalasi. Biasanya secara default Joomla! mengecek kebutuhan yang harus dipenuhi, kalau sudah beser langsung saja next. Tahap 3 ialah persetujuan lisensi, langsung saja next. Tahap selanjutnya ialah memasukkan Host, Username, password dan nama Database, disana juga sudah ada keterangan dan rujukan. Kemudian kalau sudah klik Next. Oya, pada password sebaiknya dikosongi jika anda belum melakukan settingan external sebelumnya, karena untuk menambahkan password perlu pengantian beberapa script yang ada pada master WampServer.
Tahap selanjutnya ialah konfigurasi FTP, tapi sebaiknya tak usah diabaikan, alias pilih saja No dan kemudian next. Tahap berikutnya ialah Konfigurasi Utama. Pada tahap ini anda diminta memasukkan nama situs, kemudian alamat email dan passwordnya yang nantinya untuk login. Tahap berikutnya akan ada peringatan untuk anda agar menghapus file instalasi, lakukan saja penghapusan folder installation pada folder baru yang anda buat di www.
Setelah itu coba anda masuk ke localhost dan pilih folder Joomla!nya, maka akan tertampil tampilan contoh yang sudah diberikan Joomla!, untuk pelakukan editing, silahkan pada alamat di broweser di belakangnya ditambahkan /administrator dan masukkan alamat email dan password yang tadi anda ketikkan. Setelah itu Joomla! siap digunakan. Semoga bermanfaat.
Setelah instalasi WampServer (pada tutorial sebelumnya) selesai maka kita dalat melakukan pengistalan Joomla!. Hal yang perlu diperhatikan, patikan anda telah memiliki Joomla!nya, kalau belum download saja melalui www.joomla.org, gratis kok.
Setelah file Joomla! terdownload (biasanya dalam ekstensi *.rar) kemudian extract file Joomla! tersebut ke folder dimana anda menginstal wamp server, tepatnya pada folder www pada master wamp server, misal saya melakukan penginstallan di c:\, maka saya menaruh file Joomla! pada c:\wamp\www. Oya sebelumnya anda buat dulu folder dalam folder www, namanya terserah anda, contohnya "webku". File yang tadi anda extract masukkanlah dalam folder yang anda buat dalam folder www.
Setelah proses pengextractkan selesai, maka silahkan anda buka browser yang ada dalam komputer anda, dalam hal ini saya menggunakan firefox. Sebelumnya pastikan WampServer dalam keadaan aktif semua servicesnya, baik itu apache, PHP dan MySQLnya. Kemudian ketikkan localhost pada browser anda, maka akan tertampil tampilan WampServer, kemudian lihat di bagian bawah, disana pasti akan ada tambahan menu yang namanya seperti folder yang tadi anda buat di folder www. Lalu klik saja, maka akan muncul proses instalasi Joomla!. Pada sesi pertama anda diminta untuk memilih bahasa yang digunakan, baik penulisan dan juga penginstalan, kemudian next kalau sudah dipilih.
Tahap selanjutnya ialah pemeriksaan sebelum proses instalasi. Biasanya secara default Joomla! mengecek kebutuhan yang harus dipenuhi, kalau sudah beser langsung saja next. Tahap 3 ialah persetujuan lisensi, langsung saja next. Tahap selanjutnya ialah memasukkan Host, Username, password dan nama Database, disana juga sudah ada keterangan dan rujukan. Kemudian kalau sudah klik Next. Oya, pada password sebaiknya dikosongi jika anda belum melakukan settingan external sebelumnya, karena untuk menambahkan password perlu pengantian beberapa script yang ada pada master WampServer.
Tahap selanjutnya ialah konfigurasi FTP, tapi sebaiknya tak usah diabaikan, alias pilih saja No dan kemudian next. Tahap berikutnya ialah Konfigurasi Utama. Pada tahap ini anda diminta memasukkan nama situs, kemudian alamat email dan passwordnya yang nantinya untuk login. Tahap berikutnya akan ada peringatan untuk anda agar menghapus file instalasi, lakukan saja penghapusan folder installation pada folder baru yang anda buat di www.
Setelah itu coba anda masuk ke localhost dan pilih folder Joomla!nya, maka akan tertampil tampilan contoh yang sudah diberikan Joomla!, untuk pelakukan editing, silahkan pada alamat di broweser di belakangnya ditambahkan /administrator dan masukkan alamat email dan password yang tadi anda ketikkan. Setelah itu Joomla! siap digunakan. Semoga bermanfaat.
