Moment sempurna memang sangatlah langka, sering kita harus menunggu saat-saat itu untuk mendapatkan cahaya yang paling tepat. Dengan pengaturan otomaris pada kamera dan menggunakan file RAW maka kita akan lebih dimudahkan untuk menjadikan gambar lebih sempurna.
Pada saat musim penghujan, kelembaban begitu tinggi dan sering kali kabut tebal menyelimuti jarak pandang kita. Mungkin bagi sebagian dari anda justru akan meninggalkan saat-saat ini karena dianggap pencahayaan sangat buruh, tapi justru dengan suasana seperti ini saat yang paling tepat untuk mendapatkan foto dengan nuansa dingin. Pada moment ini anda bisa langsung melakukan shutter/pengambilan gambar pada objek yang anda anggap paling baik, tidaklah perlu lama-lama memilih sudut pandang, mungkin dengan memasang tripod atau mengutak-atik focal length juga detail dan exposure, hal itu akan membuang waktu anda dan moment sepesial itu dapatlah terlewatkan tanpa anda mendapat hasil, karena biasanya moment seperti itu sangatlah singkat.
Saat anda hendak melakukan shutter pada keadaan yang sifatnya tiba-tiba, disarankan menggunakan lensa wide supaya nantinya bisa diatur di komputer. Mungkin beberapa orang masih selalu disibukkan dengan pengaturan manual, tapi untuk saat ini dimana berbagai kamera sudahlah sangat cangkih maka hal itu dapat dikatakan hanya membuang-buang waktu saja. Tapi mungkin jika moment yang anda ambil sifatnya lama atau bisa diatur, pengaturan manual tersebut sah-sah saja.
Anda yang sering melakukan pengambilan gambar landscape tentunya (bahkan harus) mengerti bagaimana pentingnya meninjau cuaca. Hal ini perlu sangat anda waspadai sebelum dan sesudah di lokasi pemotretan. Memang, kita tidak bisa menebak secara pasti bagaimana kondisi cuaca yang akan datang, tetapi kita dapat memprediksi dengan mempertimbangkan berbagai ramalan cuaca yang saat ini sudah banyak tersebar di berbagai media. Biasanya moment yang sangat bagus ketika pergantian cuaca, contoh saat awan tebal berganti dengan panas. kebanyakan fotografer lebih memilih cuaca yang dramatis untuk mendapatkan gambar yang lebih dramatis. Contoh dari cuaca yang dramatis tersebut semisal adanya awan gelap tapi masih ada cahaya matahari (sedikit) yang menembus, dan lain sebagainya.
Jadi ketelitian dan kejelian anda sangatlah diperlukan untuk selalu memperhatikan dan memprediksikan seberapa cepat pergerakan awan.
Pada saat musim penghujan, kelembaban begitu tinggi dan sering kali kabut tebal menyelimuti jarak pandang kita. Mungkin bagi sebagian dari anda justru akan meninggalkan saat-saat ini karena dianggap pencahayaan sangat buruh, tapi justru dengan suasana seperti ini saat yang paling tepat untuk mendapatkan foto dengan nuansa dingin. Pada moment ini anda bisa langsung melakukan shutter/pengambilan gambar pada objek yang anda anggap paling baik, tidaklah perlu lama-lama memilih sudut pandang, mungkin dengan memasang tripod atau mengutak-atik focal length juga detail dan exposure, hal itu akan membuang waktu anda dan moment sepesial itu dapatlah terlewatkan tanpa anda mendapat hasil, karena biasanya moment seperti itu sangatlah singkat.
Saat anda hendak melakukan shutter pada keadaan yang sifatnya tiba-tiba, disarankan menggunakan lensa wide supaya nantinya bisa diatur di komputer. Mungkin beberapa orang masih selalu disibukkan dengan pengaturan manual, tapi untuk saat ini dimana berbagai kamera sudahlah sangat cangkih maka hal itu dapat dikatakan hanya membuang-buang waktu saja. Tapi mungkin jika moment yang anda ambil sifatnya lama atau bisa diatur, pengaturan manual tersebut sah-sah saja.
Anda yang sering melakukan pengambilan gambar landscape tentunya (bahkan harus) mengerti bagaimana pentingnya meninjau cuaca. Hal ini perlu sangat anda waspadai sebelum dan sesudah di lokasi pemotretan. Memang, kita tidak bisa menebak secara pasti bagaimana kondisi cuaca yang akan datang, tetapi kita dapat memprediksi dengan mempertimbangkan berbagai ramalan cuaca yang saat ini sudah banyak tersebar di berbagai media. Biasanya moment yang sangat bagus ketika pergantian cuaca, contoh saat awan tebal berganti dengan panas. kebanyakan fotografer lebih memilih cuaca yang dramatis untuk mendapatkan gambar yang lebih dramatis. Contoh dari cuaca yang dramatis tersebut semisal adanya awan gelap tapi masih ada cahaya matahari (sedikit) yang menembus, dan lain sebagainya.
Jadi ketelitian dan kejelian anda sangatlah diperlukan untuk selalu memperhatikan dan memprediksikan seberapa cepat pergerakan awan.
