Izin Akses File#2
...untuk izin akses file terdapat 10 digit karakter, yang dibagi menkadi 3 kelompok. Contoh : -rwxrwxrwx
1 karakter pertama ( - ), digunakan untuk menentukan tipe file. Tipe file yang ada :
- : file biasa
d : direktori
l : link
c : special file
s : socket
p : nama peped
b : block device
3 karakter kedua (rwx), digunakan untuk izin akses file terhadap user pemilik file.
3 karakter ketiga (rwx), digunakan untuk izin akses file terhadap group pemilik file.
3 karakter keempat (rwx), digunakan untuk izin akses terhadap user/group lain.
Mengubah Izin Akses File
Izin akses file dapat diubah sesuai dengan kebutuhan. Untuk mengubahnya digunakan perintah chmod. Ada dua metode dalam pengubahan izin akses file :
Syblolic Miode; memiliki aturan-aturan sebagai berikut :
- User pemilik file disingkat u
- Group disingkat g
- User/group lain disingkat o
- Jika ketiganya dipakai ( u , g , o ) maka dapat disingkat dengan a
- Untuk penambahan izin akses file digunakan tanda +
- Untuk pengurangan izin akses digunakan tanda -
Format penulisan : chmod option ugo ijin_akses nama file_
Octal Mode; metode ini menggunakan angka octal 0-7 unruk melambangkan gak akses file.
Format penulisan : chmod option nilai_oktal nama_file
Kepemilikan File dan Group
Untuk keamanan setiap file di Linux memiliki identitas kepemilikan/ownership. Dengan adanya identitas ini maka akan jelas siapa pemilik file tersebut, siapa saja yang berhak membaca, menulis atau menjalankannya. Untuk melihat kepemilikan suatu file dan group gunakan perintah ls dengan option -l.
Untuk melakukan perubahan kepemilikan file dan direktori anda dapat menggunakan perintah chown. Format penulisannya : chown option pemilik_baru nama_file. Perintah ini harus dijalankan melalui root, dan user pengganti harus sudah di siapkan dalam sistem. Untuk mengubah kepemilikan suatu group maka digunakan perintah chgrp. Peraturan dan format sama dengan pengubahan sebelumnya.
...untuk izin akses file terdapat 10 digit karakter, yang dibagi menkadi 3 kelompok. Contoh : -rwxrwxrwx
1 karakter pertama ( - ), digunakan untuk menentukan tipe file. Tipe file yang ada :
- : file biasa
d : direktori
l : link
c : special file
s : socket
p : nama peped
b : block device
3 karakter kedua (rwx), digunakan untuk izin akses file terhadap user pemilik file.
3 karakter ketiga (rwx), digunakan untuk izin akses file terhadap group pemilik file.
3 karakter keempat (rwx), digunakan untuk izin akses terhadap user/group lain.
Mengubah Izin Akses File
Izin akses file dapat diubah sesuai dengan kebutuhan. Untuk mengubahnya digunakan perintah chmod. Ada dua metode dalam pengubahan izin akses file :
Syblolic Miode; memiliki aturan-aturan sebagai berikut :
- User pemilik file disingkat u
- Group disingkat g
- User/group lain disingkat o
- Jika ketiganya dipakai ( u , g , o ) maka dapat disingkat dengan a
- Untuk penambahan izin akses file digunakan tanda +
- Untuk pengurangan izin akses digunakan tanda -
Format penulisan : chmod option ugo ijin_akses nama file_
Octal Mode; metode ini menggunakan angka octal 0-7 unruk melambangkan gak akses file.
Format penulisan : chmod option nilai_oktal nama_file
Kepemilikan File dan Group
Untuk keamanan setiap file di Linux memiliki identitas kepemilikan/ownership. Dengan adanya identitas ini maka akan jelas siapa pemilik file tersebut, siapa saja yang berhak membaca, menulis atau menjalankannya. Untuk melihat kepemilikan suatu file dan group gunakan perintah ls dengan option -l.
Untuk melakukan perubahan kepemilikan file dan direktori anda dapat menggunakan perintah chown. Format penulisannya : chown option pemilik_baru nama_file. Perintah ini harus dijalankan melalui root, dan user pengganti harus sudah di siapkan dalam sistem. Untuk mengubah kepemilikan suatu group maka digunakan perintah chgrp. Peraturan dan format sama dengan pengubahan sebelumnya.
